Hari ini dua tahun lalu, aku tidak bisa berkata-kata lagi. Semua itu jelas tak akan kembali. Hanya ingatan-ingatan kecil yang membekas terlalu dalam saja. Dua tahun belum cukup untuk bisa menghilangkan emosi-emosi ini, emosi yang tiba-tiba datang entah dari mana, dari hal-hal kecil yang sangat sedikit saja berkaitan. Hari ini dua tahun yang lalu, memberikan sejuta pengertian hidup yang lebih dalam. Memberikan makna kehilangan, kedukaan.
Hari ini dua tahun yang lalu, mungkin sebuah titik terendah. Emosi satu dan lainnya berkaitan. Hari ini aku masih beruntung karena masih bisa tersenyum, kedukaan itu tidak sebanding dengan apa yang kita miliki, apa yang seharusnya kita syukuri. Allah menyayangi kita. Hari ini dan hari ini dua tahun yang lalu, Allah Maha Adil. Hari ini dan haruslah seterusnya, aku bersyukur telah mengalami hari ini dua tahun yang lalu, sebuah pembelajaran yang tak akan pernah bisa dibeli dengan uang.
Dan hari ini juga hari-hari berikutnya, aku akan selalu mengingat hari ini dua tahun yang lalu. Dengan kadar keikhlasan yang harusnya meningkat, dengan kadar pedih yang sedikit demi sedikit hilang. Aku hanya ingin mengingat dengan sebuah senyuman, bukan lagi dengan air mata atau ketegaran yang hanya pura-pura.
Untuk sebuah jiwa yang telah tenang, your spirit always carries on me.....
No comments:
Post a Comment